Showing posts with label my words. Show all posts
Showing posts with label my words. Show all posts

Thursday, November 21, 2013

Jalan Hidupku -By Deni W-



Original By Deni W
*DILARANG MENGCOPY TANPA IJIN

Jalan Hidupku



Ini kisahku, ini jalan yang kupilih
Tak seorangpun dapat membelokkan arahku
Walau suatu teriakan terdengar di telingaku
Tak akan menghancurkan tekat bulatku

Setiap tarikan nafas ini
Hanya cacian yang kudapati
Walau hati ini merintih
Takkan membelokkan arah hidupku

Hey…. This is my life
This is my way
But there is understand me
Someone same with as me

Setiap tarikan nafas ini
Hanya cacian yang kudapati
Hal ini membuatku ingin bertanya
“apa yang telah aku lakukan?”

Memangnya apa yang telah aku perbuat
Hingga kau merendahkanku
Sebuah kalimat yang keluar
Dari bibir ku

Jangan katakan kaulah yang terbaik
Dan jangan juga katakan
Kaulah yang paling sempurna
Seolah olah kau mengerti segalanya

Kau memegang tanganku erat
Seolah olah kau ingin menarikku
Kedalam duniamu
Tapi hati kecil ku berkata tidak

Ini jalanku, ini jalan yang kupilih
Jangan katakan lagi hal yang tak berarti
Bila jalan yang aku pilih ini salah
Aku sudah tak ada lagi saat ini

Jangan kau camapuri urusanku
Pikiranmu yang salah itu
Takkan mengerti bagaimana rasanya
Memiliki jalan yang lain
Walaupun sebenarnya jalan ini baik
Ini jalanku, ini jalan yang kupilih


When you self, I no here now
What you know, my heart is sad
When hear my best friend
Speak low me, my heart is sick

Setiap hambusan nafas ini
Hanya cacian yang kudapati
Walau hati ini merintih
Takkan membelokkan arah hidupku

Aku berjalan diantara dua jalur yang berbeda
Setiap hentakan kaki membuatku bimbang
Apa aku harus mengikutinya atau tidak
Tetapi ketika kulihat air mengalir indah
Melihat burung berterbangan
Semakin meyakinkanku akan jalan yang kupilih ini benar

Ini jalan yang ku kehendaki
Ini jalan yang berarti bagiku
Ini jalan yang tepat untukku
Ini jalan yang sesuai denganku

Sekarang kita berbeda
Jalan yang kupilih ini
Bertentangan denganmu
Say good by my best friend

Salam perpisahan akan kukatakan
Walau kau tak dapat menerimanya
Tetapi akan tetap kulakukan
Hati ini merintih sakit dan sedih

Because…..
Hey…. This is my life
This is path a my wish
But there is understand me
Someone same with as me

Jangan katakan jalanmu yang terbaik
Dan jangan pula katakan
Kaulah yang paling sempurna
Seolah olah kau mengerti segalanya

Say good bye … say good bye…..
Say good bye……
This is my life
Ini jalan yang kupilih
I’m sorry ….
Aku harap kau dapat melupakanku

Wednesday, November 20, 2013

Ma Cherie ~ I Miss U ~ -by Deni W-

Original by Deni W
*DILARANG MENGCOPY TANPA IJIN

Ma Cherie ~ I Miss U ~

Tak tahu kenapa langit pagi ini begitu gelap
Hingga mataharipun tak diberikan harapan tuk bersinar
Di hari yang lalu membawa sangkar burung yang kosong
Apa yang harus ku perbuat?

Langit saat ini pun dengan warna gelap yang luas
Membungkusku saat menengadah
Bersiap tuk menurunkan hujan
Membasahi seluruh tubuh ini
Berdoa untuk hari esok yang cerah saja
Tak menghasilkan sesuatu yang kuharapkan

Apa yang membuatmu begitu yakin pada hal itu
Sayap ini pun tak sanggup lagi membawaku terbang
Karena begitu banyak beban yang kau pikulkan padaku
Aku terus berusaha sekuat tenaga

Terdengar sebuah kabar burung
Tentang keadaanku sekarang
Dan itu benar karena ku tak sanggup lagi
Sayangku berikan sebuah harapan padaku
Agar ku mampu terbang tinggi dan tinggi
Mengambil pelangi sesudah hujan turun
Untuk tunjukkan padamu ketulusanku
Walau hanya dengan warna warna indah

Lari pergi tak akan menyelesaikan semua ini
Tanganku akan selalu terbuka untukmu
Jangan buat senyum yang ku sukai itu jadi masam
Hembusan angin menghempaskanku
Mengingat memori musim lalu
Yang hangat dan dipenuhi aroma tubuhmu
Aku sendiri, dan akan ku katakan “aku mencintaimu”
Aku mencintaimu

Jika hal itu juga belum bisa membuatmu kembali
Aku akan merasa kalah akan hal ini
Dan apakah jiwa ini akan dimaafkan
Betapa sakit perasaanku
Ketika tak bisa melihatmu lagi
Ku mohon jangan pergi dariku

NOSTALGIA -0-tomodachi -by Deni W-

Original by Deni W
*DILARANG MENGCOPY TANPA IJIN


NOSTALGIA -0-tomodachi

Hari itu kita meneteskan air mata bersama
Saling menggenggam erat tangan kita
Menyatu, melebur dalam kilauan cahaya
Bermimpi dan mencoba meraihnya

Walau banyak hal hal yang dulu tidak aku percayai
Titik dimana aku takut  adalah kesendirian
Aku tidak ingin kehilangan, aku tidak ingin terlupakan
Titik dimana aku jatuh adalah kebebasan

Bersama kita tertawa
Bersama kita menangis
Saling berbagi beban dan kebahagiaan
Aku tidak ingin semuanya terlupakan

Aku harap kita terbangun malam ini,  menatap langit
Karena bintang bintang kecil bercahaya begitu terang
Seperti ingin menyatukan kita dalam satu arah
Aku tertawa, aku menangis
Tomodachi.....

Dalam ikatan ini bisakah kita bersama hingga hari tua?
Aku mengerti, bahkan jika hal itu tak akan mungkin terjadi
Aku hanya takut kehilangan,

Masih tersimpan dalam memory
Hari hari saat kita saling mempercayai satu sama lain
Bukankah itu adalah hal indah?

Satu demi satu ketika semuanya menghilang
Aku selalu menyalahkan waktu
Mungkinkah kilauan cahaya itu dapat terulang kembali?
Sekarang, aku hanya sendiri berjalan tanpa arah

Titik dimana aku takut  adalah kesendirian
Titik dimana aku jatuh adalah kebebasan

Bukankah kita masih di langit yang sama?
Mengapa ini begitu sulit
Lihat,,,!!
Bunga bunga sekarang layu, memudar dan mati

Dapatkah kau mendengarku?
Laguku masih terdengar bukan?
Kau tidak bisa melihat air mata yang telah mengering
Dan aku selalu menyalahkan waktu..

Aku sendiri, aku hanya sendiri
Menatap bintang bintang kecil yang begitu terang
Aku selalu mencoba menyembunyikan air mata ku dalam mimpi
Berpura pura kuat, berpura pura tersenyum

Jika suatu saat kita dipertemukan kembali
Kita akan melihat satu sama lain
Mengingat hari hari bahagia dulu
Dan tak ingin melewatkanya.....

Sekarang, Walau bagaimanapun juga
Pada akhirnya aku hanya sendiri.......

Colour -by Deni W-

Original by Deni W
*DILARANG MENGCOPY TANPA IJIN

Colour

Angin yang berbisik menegaskan keberadaannya
Berhembus melalui sela-sela kaki yang tampak lelah
Sedikit mendorong tubuh maju ke depan
Sedikit memori yang terlintas


Terlalu banyak alasan,
Terlalu banyak kesedihan
Karena semua hal itu, aku tetap akan melangkah pada jalan yang berujung ini

Sekarang...
Dengarkanlah lewat hati
Lihatlah dengan hati
Semua warna mulai bersinar..

Seperti janji Tuhan
“Sebuah cahaya yang lebih indah akan terlihat setelah melewati jalan gelap”
 Teruslah berlari
Walaupun hidup ini berujung, tetaplah menatap lurus

Sekarang...
Sedikit lagi aku sampai pada satu titik,
Titik yang menghubungkan dengan titik lainnya

Aku masih saja polos
Tidak mengerti kehidupan
Hanya saja aku teringat seseorang berkata
“Karena masa depan adalah hal yang samar, jalani saja apa yang ada sekarang”

Hanya untuk menjadi lebih baik....

DANCE LIE -by Deni W-

Original by Deni W
*DILARANG MENGCOPY TANPA IJIN

DANCE  LIE

Tenggorokan yang tertusuk duri
Pecahan gelas yang berserakan
Terinjak kaki tanpa alas, shouts bleed...

Aaaah....!!!
Gantungan pada leher, semakin kuat
Sebuah hukuman, menyakitkan
Mata yang dipaksa tak berkedip
Mulai menetes aroma merah yang indah

Sebuah tarian, no regret
Sebuah tarian, pervert
Sebuah tarian, happines
Sebuah tarian, kill

TERIAKAN berdarah
Semakin sakit, semakin tertawa
Itukah balasanmu, menyakitkan..

Mulai bergoyang tubuhnya
Mengikuti alunan setiap detik
Tanpa kaki yang menginjak alas
Terus menari, tangan yang diikat

Itukah caramu?
Duniamu begitu gelap

Bayangan mulai lari dari tempat itu
Bersembunyi diantara pada penari
Tertawa tanpa penyesalan
A trap web spider
You lose...


Kebodohan mengharuskanmu menanggungnya..

Sebuah tarian, no regret
Sebuah tarian, pervert
Sebuah tarian, happines
Sebuah tarian, kill

SHOUTS BLEED, SHOUTS BLEED
SHOUTS BLEED, SHOUTS BLEED
Yeah...
SHOUTS BLEED, SHOUTS BLEED
SHOUTS BLEED, SHOUTS BLEED

A dance lie...
Menyedihkan, menyakitkan, balas dendam...
Keharusan yang menakutkan

TERIAKAN berdarah
Semakin sakit, semakin tertawa
Itukah balasanmu, menyakitkan..

UNPARDONABLE SIN -by Deni W-



Original by Deni W
*DILARANG MENGCOPY TANPA IJIN

UNPARDONABLE SIN

Scream and scream..
Scream and scream..
Scream and scream..
Scream and scream..

Doa dari tangan kecil yang ternodai darah
Menutup mata dan tertawa
Doa dari tangan kecil yang menengadah ke langit
Tak ada sebuah jawaban

Nyanyian kehancuran, meledak..
Tanah berwarna merah
Bau amis tak terbantahkan
Kenyataan bahwa dunia ini hancur

Daging yang mengambang di sungai
Mengikuti arus tanpa bisa melawan
Mata semakin disipitkan, senyuman diperlebar

UNPARDONABLE SIN
Building empire
Building destruction
It’s my pain





RAIN -by Deni W-

Original by Deni W
*DILARANG MENGCOPY TANPA IJIN

RAIN

Air mata yang terus mengalir
Mencoba menutupinya dengan hujan
Dinginnya yang membekukan hati
Mengapa hujan menyakiti ku..?

Siapkah aku mendengar sebuah kebenaran?
Sebenarnya aku hanya ingin mendengarkan kebohongan
Perasaaan yang diikat ini begitu menyakitkan
Ditarik kerasnya hatimu

Cahaya yang cukup terang itu hanya lampu jalanan
Kita hanya berdiri dibawahnya
Bersama hujan yang terus mengaliri aspal keras malam ini
Kau hanya ingin berteduh

Mungkinkah tanganku bisa membawa mu
Siapkah aku mendengarkan sebuah kenyataan?
Mengapa hujan mengganggu kita?
Mengapa hujan mencoba menghancurkan ku?

Berjalan di atas aspal yang mulai mengembun
Aku pun terjatuh...
Tak mungkin bisa melupakanmu
Tak mungkin, seberapa keras pun aku mencobanya

Mengapa hujan menghancurkan ku?
Mengapa hujan menghancurkan ku?


12 Oktober 2013

TANAH KAMI by Deni W

 Original by Deni W
*DILARANG MENGCOPY TANPA IJIN

TANAH KAMI

Hujan darah waktu itu
Mengubah warna aspal menjadi merah pekat
Bukan pada waktu yang tepat
Bukan pada hari yang tepat

Keindahan tarian peluru
Kekuatan keabadian
Taring yang mencoba menggigit
Sebuah keabadian hancur

300 tahun, cukup...!!!
Kemunafikan dalan keabadian
Takkan bertahan lama setelah aku meminum darahmu
Persetan dengan hasutan
Persetan dengan kalian
Tanah kami tak bisa menerima
Masuklah dalam lubang yang kami buat
Hancurlah... Matilah...

Kami takkan bisa hancur
Kami takkan bisa lelah
Kami akan membalasnya suatu saat nanti
Giliran kami menghancurkan kalian

Hanya ada daun kering untuk menutupi tubuh kami
Sementara kau dengan kapas yang berkilauan

Kebohongan atas dunia yang berkilauan
Tradisi kebaikan yang manipulasi
Menghasut untuk menyengsarakan
Kebodohan kami yang menerimamu


Rain NIGHT by Deni W

 Original by Deni W
*DILARANG MENGCOPY TANPA IJIN

Rain NIGHT

Langit kita mulai meredub
Disepanjang jalan ketika kita berseberangan
Melangkahkan kaki ke arah berbeda
Selalu... sama seperti sebelumnya

Bukan kebencian atau ketakutan
Aku hanya mencintaimu

Angin yang berhembus waktu itu
Juga hujan yang tetes pertama musim ini
Tak pernah ku lupa
Pancaran senyumanmu ketika melihatnya

Sekarang, genangan air ini juga masih sama
Diwarnai lampu jalanan, berwarna warni
Begitu indah...
Selamanya, selalu terulang...

Apa ini cukup mewakili?
Apa yang kurasakan begitu sulit, tak terbayangkan
Merpati yang pulang
Hanya untuk meringkuk, terdiam


Jalan setapak di hutan senja by Deni W

Original by Deni W
*dilarang mengcopy tanpa ijin


Jalan setapak di hutan senja


Daun yang berguguran
Menguning perlahan menutupi sekitar
Tanpa alas ku berjalan dengan keberanian bodohku
Dari mimpi yang mengambang

Dari mimpi yang tenggelam
Di tempat ini semuanya dimulai
Menelurusi jalan setapak di hutan senja
Halusinasi cahaya keabadian

Menguraikan siluet menjadi warna keemasan
Menyilaukan dalam mata redup ini
Masa depan yang tak terlihat
Hanya melangkah mengikuti hati

Kebencian, kebahagiaan, kesedihan
Kekuatan, kelemahan, penyesalan, kebaikan
Puisi kehidupan daun kuning
Mengering, mengelupaskan kulit transparan ku

Saat ku mengepakkan sayap ini, melihat sekitar
Mulai berubah menjadi orange yang teduh
Dari mimpi yang tenggelam
Di tempat ini semuanya dimulai
Menelurusi jalan setapak di hutan senja
Halusinasi cahaya keabadian

Semuanya kepalsuan
Semuanya kebisuan
Hanya melangkah maju yang bisa ku lakukan
Semuanya harus dirasakan dengan hati